Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Dongsuh Chemical Resmikan Pabrik Anode Binder di Cilegon, Robinsar Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal

46
×

Dongsuh Chemical Resmikan Pabrik Anode Binder di Cilegon, Robinsar Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Wali Kota Cilegon Robinsar menghadiri Inauguration Ceremony – Indonesia’s First Anode Binder Production Plant for the Aluminium Smelting Industry yang digelar di kawasan PT Krakatau Posco, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (19/8/2026).

Peresmian PT Dongsuh Chemical Cilegon tersebut menandai hadirnya fasilitas produksi bahan baku untuk industri peleburan aluminium sekaligus memperkuat agenda hilirisasi industri di Indonesia.

Banner

Robinsar menyampaikan apresiasi atas hadirnya investasi tersebut dan menegaskan Pemerintah Kota Cilegon siap memberikan dukungan terhadap perkembangan industri dan investasi di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan juga secara pribadi, kami mengucapkan selamat atas peresmian PT Dongsuh Chemical Cilegon yang berdiri di Kota Cilegon. Kami akan support, mendukung, dan mendoakan agar PT Dongsuh Chemical Cilegon semakin maju dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujar Robinsar.

Menurutnya, kehadiran Dongsuh Chemical sejalan dengan agenda hilirisasi pemerintah pusat dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hilirisasi dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

“Tadi seperti Bapak Dirjen sampaikan bahwa PT Dongsuh Chemical Cilegon ini juga dalam rangka hilirisasi yang menjadi Asta Cita Bapak Presiden Prabowo. Tentunya ini sangat baik karena sumber daya alam kita sangat banyak dan melimpah, tetapi hari ini belum maksimal,” katanya.

Robinsar berharap investasi tersebut tidak hanya memberikan dampak terhadap perekonomian daerah, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha dan masyarakat lokal.

“Kami berharap tolong libatkan pengusaha lokal kami dan ketika ada kebutuhan employment ataupun penyerapan tenaga kerja, tolong diprioritaskan warga Kota Cilegon. Insyaallah kami tidak kalah bersaing,” tegasnya.

Sementara itu, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Sung Gu, menilai kehadiran fasilitas produksi tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan ekonomi antara Korea Selatan dan Indonesia.

Baca juga:  Andra Soni Targetkan Banten Pertahankan Prestasi di MTQ KORPRI Nasional VIII

Menurutnya, investasi Korea di Indonesia kini semakin berkembang dari sektor tradisional menuju sektor material maju.

“Pabrik ini memiliki makna yang sangat penting karena menunjukkan bahwa investasi Korea di Indonesia yang sebelumnya berkembang di sektor kehutanan, industri ringan, listrik dan elektronik, serta infrastruktur, kini semakin meluas ke sektor material maju,” ungkap Yoon.

Ia berharap Cilegon dapat berkembang seperti kawasan industri Yeosu dan Gwangyang di Korea Selatan serta menjadi salah satu basis penting industri Indonesia.

Yoon juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dan lingkungan dalam pengembangan industri.

“Saya juga berharap Dongsuh Chemical senantiasa mengutamakan keselamatan dan lingkungan serta terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat setempat di Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier, mengapresiasi tambahan investasi melalui pembangunan fasilitas PT Dongsuh Chemical Cilegon.

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut merupakan bagian dari hilirisasi batu bara dengan mengolah *coal tar* menjadi *coal tar pitch* atau pitch yang digunakan dalam industri peleburan aluminium.

“Dengan adanya kemampuan chemical yang dibangun di dalam negeri, khususnya di Cilegon, akan memberikan nilai tambah buat wilayah Cilegon dan Provinsi Banten. Ini menjadi sangat penting untuk penyerapan tenaga kerja dan juga untuk mengisi kebutuhan industri nasional,” kata Taufiek.

Menurutnya, pengembangan industri tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga dapat menjadi ruang pengembangan teknologi, inovasi, serta kolaborasi antara industri, pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah baik. Ini adalah bentuk hilirisasi batu bara yang nantinya akan terus dikembangkan, tidak hanya berhenti di sini, tetapi dengan kemampuan teknologi, analisis, dan inovasi, terutama tumbuh dengan kolaborasi dari teman-teman dari Cilegon dan universitas yang bisa ikut serta dalam proyek-proyek untuk membantu inovasi kita,” tuturnya.

Baca juga:  Polres Cilegon Rombak Wakapolres dan Sejumlah Kapolsek

Taufiek juga menyampaikan perkembangan positif sektor industri dan investasi nasional. Ia menyebut realisasi investasi pada semester I 2026, periode Januari hingga Juni, mencapai sekitar Rp203 triliun.

Sementara itu, nilai ekspor pada periode yang sama mencapai sekitar US$155 miliar, dengan sekitar 82 persen di antaranya berasal dari sektor manufaktur.

“Ini artinya ekonomi kita dari sektor industri menjadi makin besar. Ini tentunya menjadi kebanggaan kita semua dan kalau kita melihat sektor industri, tentunya kita cukup optimis,” ujarnya.

Chairman PT Dongsuh Chemical Group, Jang-Yeol Jeon, menjelaskan pabrik di Cilegon merupakan fasilitas modern dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 50.000 ton CTP Pitch Binder dan 38.000 ton Creosote Oil.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting karena Indonesia kini dapat memproduksi secara mandiri bahan utama yang digunakan dalam proses peleburan aluminium.

“Makna penting dari proyek ini adalah bahwa Indonesia kini dapat memproduksi secara mandiri bahan utama yang digunakan dalam proses peleburan aluminium, yang selama ini masih bergantung pada impor,” katanya.

Selain peresmian pabrik, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa dari Sangik Foundation kepada 100 siswa.

Jang-Yeol Jeon mengatakan program beasiswa tersebut telah dijalankan secara berkelanjutan sejak 2016, termasuk tetap berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Hingga semester pertama tahun ini, beasiswa telah diberikan sebanyak 14 kali kepada total 500 orang pelajar,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan Dongsuh Chemical Group di Indonesia tidak hanya memberikan kontribusi melalui investasi dan pengembangan industri, tetapi juga dapat tumbuh bersama masyarakat serta memberikan manfaat bagi generasi muda.

Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Cilegon kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan industri strategis di Indonesia, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai tambah industri, penyerapan tenaga kerja dan pengembangan ekonomi lokal.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!