Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Program Sekolah Gratis Dongkrak IPM Banten, Rata-Rata Lama Sekolah Naik Signifikan

28
×

Program Sekolah Gratis Dongkrak IPM Banten, Rata-Rata Lama Sekolah Naik Signifikan

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Program Sekolah Gratis yang digagas Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah mulai menunjukkan dampak positif terhadap sektor pendidikan di Provinsi Banten. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat sejumlah indikator pendidikan mengalami peningkatan selama tahun 2025.

Salah satu indikator yang mengalami pertumbuhan adalah rata-rata lama sekolah yang meningkat dari 9,23 tahun pada 2024 menjadi 9,56 tahun pada 2025. Kenaikan tersebut beriringan dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten dari 76,35 poin menjadi 77,25 poin.

Banner

Peningkatan itu dinilai tidak terlepas dari implementasi Program Sekolah Gratis yang mulai dijalankan pada 2025 dan menyasar sekolah swasta tingkat SMA, SMK, dan SKh. Pada tahun pertama pelaksanaannya, sebanyak 801 sekolah swasta ikut berpartisipasi dengan jumlah penerima manfaat mencapai 60.705 siswa.

Memasuki tahun kedua, program tersebut diperluas. Selain siswa kelas X, kini siswa kelas XI juga menjadi penerima manfaat dengan kuota yang sama. Bahkan, Pemerintah Provinsi Banten akan memperluas program ke Madrasah Aliyah (MA) pada tahun ajaran 2026-2027 dengan target sekitar 10.000 siswa.

Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Buyung Tarmidzi mengaku program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah peserta didik di sekolahnya.

“Sebelum adanya program itu, jumlah siswa yang mendaftar di sini hanya sekitar 60 orang. Setelah ada Program Sekolah Gratis, jumlah siswa baru meningkat menjadi 90 orang. Saat ini total siswa kami mencapai 146 orang,” ujarnya.

Baca juga:  Ratu Zakiyah Larang OPD Lelet, 100 Hari Wajib Tuntas

Menurut Buyung, peningkatan jumlah siswa tersebut berasal dari calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri. Ia optimistis perluasan Program Sekolah Gratis akan semakin memacu peningkatan kualitas pendidikan di sekolah swasta.

“Program ini menjadi motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan profesionalisme mengajar sehingga kualitas sekolah swasta ke depan dapat setara dengan sekolah negeri,” katanya.

Manfaat program juga dirasakan langsung oleh para siswa. Zikri (17), siswa kelas X penerima Program Sekolah Gratis, mengaku terbantu karena orang tuanya tidak lagi terbebani biaya pendidikan bulanan.

“Biaya sekolah itu pengeluaran rutin yang cukup besar bagi keluarga kami. Ibu hanya berjualan ayam potong dan ayah bekerja sebagai satpam. Dengan program ini kami sangat terbantu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kalita (17), siswa kelas X Jurusan Perkantoran YP SMKS 17 Kota Cilegon. Ia mengaku sempat kecewa karena tidak diterima di sekolah negeri, namun akhirnya tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa biaya melalui Program Sekolah Gratis.

“Awalnya saya berpikir kalau sekolah di swasta pasti banyak biaya yang harus dikeluarkan. Alhamdulillah ternyata ada Program Sekolah Gratis dari Pemprov Banten yang sangat membantu,” katanya.

Baca juga:  Sri Sultan Hamengkubuwono X Apresiasi BPN: Sertipikat Tanah Jadi Simbol Kekayaan dan Kepastian Hukum Warga Gunungkidul

Sementara itu, Syeril (16), siswa Jurusan Pemasaran, justru menilai keberadaan program tersebut memberikan pilihan yang lebih luas bagi lulusan SMP.

“Toh sama-sama gratis. Kalau soal kualitas, banyak juga lulusan sekolah swasta yang berhasil. Tinggal bagaimana kita tekun belajar,” ujarnya.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Program Sekolah Gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu siswa dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan, tetapi juga memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah.

“Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” kata Andra.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah siswa di sekolah swasta juga akan berdampak pada bertambahnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan guru.

Andra meyakini peningkatan rata-rata lama sekolah akan berdampak langsung terhadap peningkatan daya saing daerah dalam jangka panjang.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Generasi yang unggul dan berdaya saing hanya bisa dibentuk melalui dunia pendidikan,” tegasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!