Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialTeknologi

Mudik Lebaran 2026 Meningkat, PT ASDP Indonesia Ferry Pastikan Layanan Tetap Lancar di 15 Lintasan Nasional

52
×

Mudik Lebaran 2026 Meningkat, PT ASDP Indonesia Ferry Pastikan Layanan Tetap Lancar di 15 Lintasan Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, RUBRIKBANTEN – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal di 15 lintasan pantauan nasional.

Dinamika arus mudik yang terus bergerak dinilai mampu dikelola secara terkendali berkat kesiapan operasional serta koordinasi lintas stakeholder yang solid.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang tercatat mencapai 2.596.597 orang atau meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang. Sementara itu, total kendaraan mencapai 667.526 unit atau naik 7,2 persen dari 622.604 unit.

Pada periode harian (H) tanggal 21 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 156.838 orang atau naik 1,7 persen dibandingkan 154.237 orang pada tahun sebelumnya. Adapun kendaraan tercatat sebanyak 40.066 unit atau meningkat 0,6 persen dari 39.811 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa layanan penyeberangan selama arus mudik tetap berjalan lancar dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat.

“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.

Baca juga:  Gencarkan Patroli,Polres Cilegon Sikat Preman dan Genk Motor

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali masih menjadi koridor tersibuk dan paling vital secara nasional. Untuk menjaga kelancaran arus, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal, kesiapan personel, serta rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

Pengalihan Layanan dan Antisipasi Arus Balik

Dalam rangka mengurai kepadatan arus balik, ASDP mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX pada periode 23 hingga 29 Maret 2026. Sementara kendaraan lain, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan secara dinamis guna mempercepat proses bongkar muat dan menjaga rotasi kapal tetap optimal. Selain itu, penguatan Port Operational Control Center di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk turut meningkatkan pengendalian operasional berbasis real time.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa kesiapan arus balik terus diperkuat. Hingga periode H sampai H+10, ketersediaan tiket di lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih mencapai 98,66 persen.

“Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60, serta memastikan data penumpang sesuai dan datang ke pelabuhan tepat waktu,” jelasnya.

Baca juga:  Purnatugas Bukan Akhir: Gubernur Banten Andra Soni Ajak ASN Senior Terus Jadi Penjaga Arah Pembangunan

ASDP juga mendorong masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia luas. Sejak 12 Maret 2026, program ini telah dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa, dengan potongan hingga 100 persen tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9 persen dari total tarif.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau 40,84 persen dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36 persen. Perbedaan persentase ini dipengaruhi oleh variasi jenis kendaraan dan lintasan.

Program stimulus tersebut berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, di antaranya Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, hingga wilayah Indonesia Timur. Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya untuk menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman, khususnya pada periode arus balik Lebaran.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!