Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Bazar Ramadan KP3B Ramai Diserbu, Sembako Murah Jadi Magnet Warga Banten

79
×

Bazar Ramadan KP3B Ramai Diserbu, Sembako Murah Jadi Magnet Warga Banten

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Antusiasme warga terlihat saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (10/3/2026). Ratusan warga memadati lokasi bazar untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Bazar Ramadan tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari minyak goreng, telur, daging, cabai, bawang, hingga sejumlah komoditas pangan lainnya. Harga yang ditawarkan lebih murah dari pasaran sehingga menarik minat warga untuk berbelanja.

Banner

Salah seorang warga Curug, Asih (46), mengaku bazar tersebut sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan dapur selama bulan Ramadan.

“Alhamdulillah sangat membantu dan harganya lebih murah dari harga pasaran. Saya belanja sama tetangga yang lain untuk kebutuhan di dapur,” ungkapnya.

Ia menyebut, salah satu komoditas yang dibelinya yakni minyak goreng yang dijual dengan harga lebih murah. Minyak goreng ukuran dua liter di bazar tersebut dijual seharga Rp30 ribu.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Bazar Ramadan digelar sebagai upaya stabilisasi harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Baca juga:  Tak Tunggu Surut, Fery Budiman Sedot Langsung Banjir Cigading

Menurutnya, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pelaku usaha yang menyediakan produknya dengan harga lebih rendah langsung kepada masyarakat.

“Ada dukungan juga dari dunia usaha untuk memberikan produk-produknya dengan harga lebih murah daripada di pasar kepada masyarakat langsung,” kata Andra Soni.

Ia menjelaskan, permintaan sejumlah komoditas pangan memang cenderung meningkat saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Oleh karena itu, Pemprov Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah praktik kecurangan di pasar.

“Salah satunya adalah penimbunan dan sebagainya, kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Andra juga memastikan stok bahan pangan di wilayah Banten dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying.

“Stok masih aman dan Pemprov Banten terus melakukan koordinasi terkait upaya menahan laju inflasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Iwan Hermawan mengatakan sekitar 200 outlet ikut berpartisipasi dalam Bazar Ramadan tersebut. Para peserta terdiri dari distributor, agen, hingga produsen.

Baca juga:  Revolusi Digital Pajak: Coretax DJP Tingkatkan Efisiensi Layanan Hingga 1000 Faktur Per Menit

Menurutnya, kegiatan bazar ini merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di pasaran.

“Masyarakat bisa mendapatkan harga yang jauh di bawah dari harga yang ada di pasar. Kami juga telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 titik di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!