PANDEGLANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusuma, menunjukkan kepeduliannya kepada pelaku usaha kecil dengan memborong dagangan seorang pedagang gorengan kaki lima saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Labuan, Kabupaten Pandeglang, Senin (2/3/2026).
Pedagang bernama Juhendi (39) itu tak menyangka lapak gorengannya didatangi langsung oleh orang nomor dua di Provinsi Banten. Dalam suasana santai, Dimyati berdialog langsung dengan Juhendi yang saat itu didampingi istrinya, Kumsiah.
“Sudah dapat berapa hari ini?” tanya Dimyati.
“Baru sedikit,” jawab Juhendi sambil melayani pembeli.
Dalam percakapan tersebut, Dimyati juga menanyakan rata-rata keuntungan yang diperoleh setiap hari. Juhendi mengaku keuntungan bersihnya berkisar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari, yang digunakan untuk kebutuhan hidup serta biaya pendidikan anak-anaknya.
Kumsiah menambahkan, jika seluruh dagangan habis terjual, omzet bisa mencapai sekitar Rp400 ribu.
Mendengar hal itu, Dimyati langsung mengambil keputusan spontan.
“Saya beli semuanya lima ratus ribu semuanya,” ujar Dimyati.
Tak hanya memborong, ia juga meminta agar seluruh gorengan yang dibeli dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk berbuka puasa. Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga yang berada di lokasi Safari Ramadan.
Sebelumnya, Dimyati juga menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga setempat. Kehadirannya di Labuan menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov Banten yang menyasar berbagai daerah.
Dimyati pun mendoakan agar usaha Juhendi semakin berkembang dan laris manis.
“Gunakan hasil berjualan itu untuk biaya hidup dan biaya sekolah anak-anak,” pesannya.
Sementara itu, Juhendi mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur. Ini menjadi berkah bagi kami karena seluruh dagangan diborong,” ungkapnya.
Aksi sederhana namun penuh makna tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap pelaku usaha kecil, khususnya di momentum Ramadan yang sarat dengan nilai berbagi dan solidaritas sosial.















