SERANG, RUBRIKBANTEN – Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Banten dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan tergenang air. Menyikapi kondisi tersebut, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten bergerak cepat dengan langkah-langkah strategis guna menjaga keamanan instalasi kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di tengah cuaca yang tidak menentu.
Sebagai wujud komitmen terhadap keamanan publik, General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, turun langsung meninjau sejumlah titik genangan hingga Gardu Induk (GI) Lautan Steel Indonesia (LSI). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh upaya pengamanan berjalan konsisten, terukur, dan sesuai dengan standar operasional.
“Cuaca ekstrem membutuhkan tindakan cepat dan kepastian di lapangan. Kami hadir untuk memastikan seluruh langkah pengamanan berjalan tepat waktu dan mendukung keselamatan masyarakat,” tegas Joharifin.
Di lapangan, personel operasional PLN disiagakan penuh. Pengecekan intensif dilakukan secara berkala, monitoring jaringan diperketat, serta seluruh prosedur pengamanan diterapkan secara disiplin demi memastikan masyarakat tetap aman meski curah hujan tinggi.
“Tim kami berada dalam kesiapsiagaan penuh. Seluruh prosedur dijalankan secara konsisten agar masyarakat mendapatkan layanan listrik yang stabil dan aman,” lanjutnya.
Untuk memperkuat respons di seluruh wilayah, PLN UID Banten memberlakukan siaga 24 jam dengan pemantauan intensif di seluruh unit pelayanan. Koordinasi dengan BPBD, aparat setempat, serta pemerintah daerah juga ditingkatkan agar setiap perkembangan situasi dapat direspons secara cepat dan terarah.
Dengan langkah sigap, kehadiran pimpinan di lapangan, serta kesiapsiagaan tim operasional yang solid, PLN UID Banten menegaskan komitmennya menjaga keselamatan masyarakat. Di tengah potensi hujan yang masih berlanjut, PLN memastikan layanan kelistrikan di Banten tetap aman, andal, dan dapat dipercaya oleh seluruh pelanggan.















