CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami penurunan setelah Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Selain itu, ketersediaan bahan pangan di pasaran juga dipastikan dalam kondisi aman.
Kepala Disperindag Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan harga bahan pokok setiap hari guna memastikan stabilitas pasokan dan harga di pasar.
“Alhamdulillah setelah Iduladha, harga telur turun lagi di kisaran Rp26 ribu sampai Rp27 ribu per kilogram. Untuk ayam yang sebelumnya sempat naik, sekarang sudah kembali normal sekitar Rp140 ribu per ekor. Cabai hijau juga mengalami penurunan harga,” kata Didin saat diwawancarai di pasar blok f, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga yang sempat terjadi menjelang Iduladha merupakan fenomena yang lazim karena meningkatnya permintaan masyarakat. Namun saat ini kondisi pasar sudah mulai stabil.
Didin menjelaskan, beberapa komoditas seperti cabai dan bawang sempat mengalami kenaikan harga hingga sekitar delapan persen menjelang hari raya. Namun kini harga kedua komoditas tersebut berangsur turun.
Selain melakukan pemantauan harga, Disperindag juga memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Cilegon tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Untuk ketersediaan barang alhamdulillah aman. Kami terus memantau distribusi dan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya.
Sebagai upaya menjaga stabilitas harga, Disperindag Kota Cilegon juga menggencarkan kegiatan operasi pasar murah menjelang hari besar keagamaan maupun hari besar nasional.
“Dua hari terakhir kami menggelar operasi pasar di sejumlah kelurahan. Saat ini kegiatan juga berlangsung di wilayah Citangkil karena antusiasme masyarakat cukup tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, operasi pasar akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah Kota Cilegon sebagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.













