Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota TangerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kloter Pertama Haji Banten Tiba di Tanah Air, Debarkasi Grand El Hajj Cipondoh Resmi Layani Kepulangan Jemaah

153
×

Kloter Pertama Haji Banten Tiba di Tanah Air, Debarkasi Grand El Hajj Cipondoh Resmi Layani Kepulangan Jemaah

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter JKB-01 asal Kota Tangerang tiba di Debarkasi Grand El Hajj Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (2/6/2026). Kedatangan kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya proses pemulangan jemaah haji Provinsi Banten melalui Debarkasi Grand El Hajj Banten.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, Tubagus Rubal Faisal, mengatakan jemaah Kloter JKB-01 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju Grand El Hajj Banten menggunakan 10 armada bus.

Banner

“Alhamdulillah, Kloter JKB-01 asal Kota Tangerang telah mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta. Dari bandara, seluruh jemaah langsung diberangkatkan menuju Debarkasi Cipondoh,” ujar Rubal.

Menurutnya, musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tonggak sejarah baru bagi pelayanan haji di Provinsi Banten. Untuk pertama kalinya, Asrama Haji Grand El Hajj Banten di Cipondoh tidak hanya difungsikan sebagai embarkasi keberangkatan, tetapi juga sebagai debarkasi kepulangan jemaah haji.

Penetapan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Haji Nomor 69 Tahun 2026 tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji yang menetapkan Cipondoh sebagai lokasi resmi debarkasi jemaah haji asal Provinsi Banten.

Baca juga:  Andra Soni Gaspolkan Pemuda Kuasai Teknologi, Kunci Indonesia Emas 2045

“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten. Untuk pertama kalinya proses keberangkatan dan kepulangan jemaah haji dilaksanakan di Cipondoh, Kota Tangerang,” katanya.

Rubal menjelaskan, pada musim haji tahun ini Provinsi Banten memberangkatkan 24 kelompok terbang (kloter), terdiri atas 19 kloter penuh dan 5 kloter gabungan. Sementara untuk Kloter JKB-01, sebanyak 390 orang telah kembali ke tanah air dan melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan operasional Grand El Hajj Banten hingga mampu memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah haji.

Keberadaan embarkasi dan debarkasi di Cipondoh dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat Banten karena memangkas waktu tempuh yang sebelumnya harus melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Dengan adanya embarkasi dan debarkasi di Cipondoh, pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Jemaah tidak perlu lagi menempuh perjalanan yang lebih jauh seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Banten, Ahmad Muafiq, menyampaikan bahwa dari total 390 orang yang tergabung dalam Kloter JKB-01, terdiri atas 386 jemaah dan 4 petugas haji.

Baca juga:  Anak Krakatau Masih Erupsi, Getaran hingga Pesisir Banten dan Lampung

Namun demikian, ia mengungkapkan satu jemaah asal Banten yang tergabung dalam kloter tersebut meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Ada satu jemaah haji dari kloter pertama asal Banten yang wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi,” ujar Muafiq.

Ia menambahkan, proses pemulangan jemaah haji asal Banten melalui Debarkasi Grand El Hajj Banten akan berlangsung hingga 29 Juni 2026. Total sebanyak 8.993 jemaah dijadwalkan kembali ke tanah air melalui debarkasi tersebut.

“Semoga seluruh proses kepulangan jemaah haji berjalan lancar, aman, dan seluruh jemaah dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!