Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianNasionalOlahragaOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Gekrafs Banten Gaungkan Banten Marathon 2026 di Rakernas Nasional, Targetkan 10 Ribu Pelari

87
×

Gekrafs Banten Gaungkan Banten Marathon 2026 di Rakernas Nasional, Targetkan 10 Ribu Pelari

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, RUBRIKBANTEN – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Provinsi Banten, Agung Winarto atau yang akrab disapa Kang Agung Shifter, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gekrafs 2026 yang digelar pada 6–8 Maret 2026 di Nusantara Ballroom, Novotel Jakarta Pulomas.

Rakernas tersebut diikuti perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN). Agenda ini menjadi forum konsolidasi nasional sekaligus merumuskan arah penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

Banner

Agung Winarto mengatakan, keikutsertaan DPW Gekrafs Banten dalam Rakernas menjadi momentum untuk memperkuat program kerja organisasi, khususnya dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.

Menurutnya, Gekrafs Banten telah menyampaikan dua program kepada Pemerintah Provinsi Banten, yakni program utama dan program pendukung.

“Program utama kami adalah mendukung penyusunan Rencana Induk Ekonomi Kreatif di Provinsi Banten,” ujar Agung.

Selain itu, Gekrafs Banten juga mendorong pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sektor ekonomi kreatif serta penyediaan ruang kreatif di empat kota dan empat kabupaten di Provinsi Banten.

Agung menambahkan, pihaknya juga terus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan, termasuk perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di seluruh kabupaten dan kota di Banten.

Baca juga:  Harlah ke-80 Muslimat NU, Wagub Banten Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Membentuk Generasi Bangsa

Ia menyebut Pemerintah Provinsi Banten saat ini tengah fokus pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui program unggulan Banten Indah, yang menjadi salah satu dari delapan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2025–2030.

“Dalam penguatan branding, kami fokus pada sektor fashion seperti Batik Banten serta kuliner khas daerah, termasuk mendorong Sate Bandeng agar semakin dikenal secara nasional bahkan mendunia,” katanya.

Tak hanya itu, Gekrafs Banten juga tengah menyiapkan agenda besar berupa Banten Marathon 2026 yang direncanakan menjadi event tahunan.

Saat ini, Gekrafs Banten tengah melakukan berbagai persiapan melalui program Road to Banten Marathon 2026, salah satunya dengan menggelar kegiatan Fun Run 5K di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Banten.

Agung optimistis event tersebut akan memberikan dampak besar bagi promosi pariwisata dan perputaran ekonomi di daerah.

“Selain menjadi ajang promosi wisata budaya di Banten, kegiatan ini juga akan menggerakkan UMKM, perhotelan, kuliner, dan berbagai sektor ekonomi lainnya. Target kami melibatkan lebih dari 10.000 pelari dari berbagai daerah dan mancanegara,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, menegaskan Rakernas 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Baca juga:  Lurah Citangkil Sigap Tuntaskan Polemik Bantuan, Warga Diminta Langsung Lapor Jika Ada Masalah!

“Rakernas ini menjadi momentum konsolidasi nasional dan internasional Gekrafs, sekaligus menyatukan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Kawendra.

Ketua Panitia Rakernas, Tommy William Tampubolon, menambahkan kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan penguatan jejaring antar pengurus Gekrafs di seluruh Indonesia.

Rakernas 2026 turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional yang masuk dalam struktur kepengurusan Gekrafs, di antaranya Ketua Dewan Penasehat Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Pembina Sandiaga Salahuddin Uno, Erick Thohir, serta Supratman Andi Agtas.

Selain itu, sejumlah tokoh ekonomi kreatif dan publik figur seperti Raffi Ahmad, Yovie Widianto, Irene Umar, dan Rahayu Saraswati juga dijadwalkan hadir dalam sesi talkshow bertajuk Asta Karya.

Berbagai agenda strategis digelar dalam Rakernas, mulai dari talkshow ekonomi kreatif, pemaparan program kerja Dewan Pimpinan Pusat, dialog bersama DPW, tausiyah Ramadan, buka puasa bersama, hingga penutupan yang dirangkai dengan Gekrafs Awards.

Melalui Rakernas ini, Gekrafs diharapkan semakin solid sebagai gerakan nasional yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memperluas jejaring hingga tingkat global.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!