Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Satu Abad Al-Jahrotunnaqiyyah, Wali Kota Cilegon Robinsar Tekankan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berakhlak

111
×

Satu Abad Al-Jahrotunnaqiyyah, Wali Kota Cilegon Robinsar Tekankan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berakhlak

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Wali Kota Cilegon Robinsar menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Hijriah atau satu abad Masehi Pondok Pesantren Al-Jahrotunnaqiyyah yang dirangkaikan dengan haul pendirinya, KH Abdul Lathief, di Cibeber, Senin (13/4/2026).

Dalam sambutannya, Robinsar menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada yayasan yang dinilai konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam di Kota Cilegon.

Banner

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini kami bisa hadir dan bersama-sama mengikuti acara harlah serta haul pendiri Al-Jahrotunnaqiyyah. Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada yayasan yang telah berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, Robinsar mengingatkan para santri untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi, khususnya telepon genggam. Menurutnya, teknologi memiliki dua sisi yang bisa berdampak positif maupun negatif.

“Dengan bekal ilmu dari pesantren, para santri diharapkan mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak, sehingga terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman. Saya harap Al-Jahrotunnaqiyyah terus melahirkan generasi unggul, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Parkir Liar di Ciwandan Kian Meresahkan, Dishub Cilegon Desak Perusahaan Sediakan Lahan Parkir Sendiri

Robinsar juga menilai capaian satu abad Al-Jahrotunnaqiyyah menjadi bukti keikhlasan dan keberkahan para pendiri serta guru yang telah mengabdikan diri.

“Tidak semua lembaga pendidikan mampu bertahan lama. Al-Jahrotunnaqiyyah bisa mencapai usia satu abad ini karena dilandasi niat tulus dan keberkahan para guru serta pendirinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Yayasan Al-Jahrotunnaqiyyah, KH Abdul Rasyid Khan, menyebut usia satu abad ini merupakan perjalanan panjang yang telah melewati empat generasi kepemimpinan.

“Seratus tahun ini adalah perjalanan panjang yang dilalui empat generasi, menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di Kota Cilegon,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, saat ini jumlah santri di Al-Jahrotunnaqiyyah telah mencapai sekitar 2.000 orang dan diharapkan terus berkembang.

“Alhamdulillah, jumlah santri kurang lebih 2.000 orang. Semoga ke depan Al-Jahrotunnaqiyyah semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya Cilegon,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!