CILEGON, RUBRIKBANTEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bergerak cepat membantu masyarakat terdampak debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 15.500 masker disalurkan kepada PMI Kabupaten Lampung Selatan pada Minggu dini hari (6/9/2026).
Bantuan tersebut disalurkan setelah PMI Kota Cilegon menerima informasi mengenai kebutuhan masker dari PMI Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu malam (5/9/2026).
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, didampingi Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, Alim, mengatakan penyaluran masker merupakan bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Begitu kami menerima informasi terkait kebutuhan masker dari PMI Kabupaten Lampung Selatan, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiapkan bantuan. Sebanyak 15.500 masker kami serahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak debu vulkanik,” ujar Ujang.
Tak hanya membantu wilayah Lampung Selatan, PMI Kota Cilegon juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi dampak abu vulkanik di wilayahnya.
“Untuk Kota Cilegon, kami juga sudah menyiapkan ribuan masker sebagai langkah antisipasi dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
PMI Kota Cilegon juga menginstruksikan jajaran PMI di tingkat kecamatan untuk meningkatkan pemantauan kondisi di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat segera direspons apabila terjadi peningkatan dampak erupsi.
Sementara itu, Staf Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Lampung Selatan, Zulkifli, mengapresiasi respons cepat PMI Kota Cilegon.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Cilegon yang telah merespons kebutuhan masker bagi masyarakat terdampak. Bantuan ini sangat berarti dan selanjutnya akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Zulkifli.
Sebanyak 15.500 masker tersebut selanjutnya akan didistribusikan PMI Kabupaten Lampung Selatan kepada masyarakat di wilayah terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.
PMI Kota Cilegon bersama PMI Kabupaten Lampung Selatan terus berkoordinasi dalam penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diimbau tetap tenang, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang.















