Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKesehatanKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pemkot Cilegon Genjot Cek Kesehatan Gratis, Target 1 Puskesmas Periksa 1.000 Warga per Pekan

133
×

Pemkot Cilegon Genjot Cek Kesehatan Gratis, Target 1 Puskesmas Periksa 1.000 Warga per Pekan

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan terus mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari program nasional di bidang kesehatan. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan kesehatan gratis di Kota Cilegon baru mencapai sekitar 16 persen dari target 46 persen yang ditetapkan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade saat rapat advokasi dan koordinasi pelaksanaan CKG, Kamis (8/5/2026).

Banner

Aziz mengatakan, salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program tersebut adalah proses penginputan data masyarakat ke dalam aplikasi Satu Sehat. Karena itu, Pemkot Cilegon menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk membantu percepatan pendataan warga.

“Target kami akhir Mei seluruh data masyarakat Kota Cilegon sudah terinput ke aplikasi Satu Sehat. Setelah itu puskesmas bisa langsung menjadwalkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai di Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya petugas kesehatan mengalami kesulitan karena harus sekaligus melakukan pendaftaran dan pemeriksaan warga. Kondisi itu membuat pelayanan menjadi tidak maksimal.

Baca juga:  Serang Siap Melaju dengan Kereta Listrik, Budi Rustandi Gaspol Dukung Elektrifikasi Jalur Serang Rangkasbitung

Menurut Aziz, setelah data terinput, puskesmas di seluruh Kota Cilegon akan bergerak melakukan pemeriksaan kesehatan secara masif, baik di sekolah, posyandu, perkantoran maupun pelayanan langsung di puskesmas.

“Kami targetkan setiap puskesmas dalam satu minggu bisa memeriksa 1.000 warga untuk cek kesehatan gratis,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari mengatakan, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu program prioritas Presiden di bidang kesehatan.

Menurutnya, capaian target tahun lalu belum maksimal karena tenaga kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga harus membantu proses pendaftaran masyarakat ke aplikasi.

“Kendala kami tahun lalu, petugas kesehatan harus mendaftarkan masyarakat terlebih dahulu. Padahal seharusnya mereka fokus memeriksa dan menginput hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Ratih mengapresiasi langkah Pemkot Cilegon yang melibatkan Disdukcapil untuk membantu proses input data masyarakat. Dengan begitu, tenaga kesehatan dapat lebih fokus pada pelayanan pemeriksaan di lapangan.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis menyasar seluruh kelompok usia mulai dari bayi baru lahir, anak usia dini, pelajar, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Baca juga:  Modus Lowongan Kerja Fiktif di Tangerang Rugikan Korban Ratusan Juta, Dua Wanita Jadi Tersangka

“Program ini sangat penting untuk deteksi dini penyakit. Jangan sampai masyarakat baru mengetahui penyakit ketika sudah masuk tahap berat,” katanya.

Ratih juga mengajak masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan karena seluruh layanan diberikan secara gratis melalui puskesmas maupun pelayanan jemput bola di sekolah, posyandu, hingga lingkungan perkantoran.

“Semua masyarakat diharapkan memeriksakan diri karena ini gratis dan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” tutupnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!