RUBRIKBANTEN – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, sebagai Wakil Ketua (Waka) Bidang Penyediaan Lahan dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional. Penunjukan ini diresmikan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 3 Januari 2025.
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri ATR/BPN dan Waka Satgas, Nusron Wahid menegaskan dukungan penuh terhadap program hilirisasi dan ketahanan energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Ia menyebutkan bahwa hilirisasi di sektor energi merupakan prioritas ganda yang harus didorong secara optimal.
“Rapat Satgas akan dimulai besok pagi, Jumat, 17 Januari 2025. Hilirisasi ini adalah salah satu program prioritas nasional yang harus kita dukung penuh, terutama di sektor energi. Ini menjadi double priority bagi kita semua,” kata Menteri Nusron.
Sebagai Waka Satgas, Nusron menjelaskan beberapa tanggung jawab Kementerian ATR/BPN dalam mendukung percepatan hilirisasi, antara lain, Penyediaan dan informasi tanah, kedua, pihaknya akan memprioritaskan Azas dimensi tata ruang, serta Percepatan perizinan terkait pertanahan.
“Masalah hilirisasi ini kuncinya adalah percepatan. Segala proses harus dipercepat agar menghasilkan dampak nyata,” tegas Nusron.
Penunjukan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan percepatan hilirisasi dan ketahanan energi nasional berjalan selaras dengan kebijakan tata ruang dan pertanahan.















