Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

DPRD Cilegon Desak Industri dan Pemkot Tuntaskan Banjir Ciwandan

64
×

DPRD Cilegon Desak Industri dan Pemkot Tuntaskan Banjir Ciwandan

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – DPRD Kota Cilegon memfasilitasi pertemuan antara pelaku industri dan Pemerintah Kota Cilegon melalui rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kota Cilegon, Kamis (12/2/2026). Forum tersebut digelar untuk mencari solusi konkret atas banjir yang kembali berulang di Kecamatan Ciwandan.

Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Masduki, menegaskan lembaganya menjalankan fungsi mediasi agar komunikasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, kebijakan yang dihasilkan harus adil dan tidak merugikan salah satu pihak.

“Kita cari solusi bersama supaya tidak ada pihak yang dirugikan, baik industri, pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.

Masduki mengingatkan agar pembahasan tidak berhenti pada perdebatan tanpa keputusan. Ia menilai, tanpa langkah konkret dan terukur, banjir di Ciwandan dikhawatirkan akan terus berulang dan merugikan banyak pihak.

Sementara itu, Camat Ciwandan Agus Ariyadi berharap RDP tersebut menghasilkan keputusan nyata yang bisa segera direalisasikan. Ia menyebut pihak kecamatan bersama kelurahan, RT dan RW telah aktif berkoordinasi sejak banjir pertama terjadi.

Baca juga:  PLN Jemput Bola! Warga Pabuaran Lebak Kini Tak Perlu ke Kantor, Listrik Datang Sendiri ke Depan Rumah

“Harapannya ada tindakan konkret agar banjir bisa diminimalisir dan tidak terulang,” katanya.

Dalam forum tersebut, Koordinator Satgas Penanganan Banjir Wilayah Industri sekaligus perwakilan INAPLAS, Helmi Luth Musa, menekankan pentingnya solusi bersama atau win-win solution. Ia mengungkapkan salah satu penyebab utama banjir adalah penyempitan aliran air, sehingga diperlukan pelebaran saluran mulai dari outlet Enertec hingga Jalan Raya Anyer.

Menurutnya, persoalan banjir bukan hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu iklim investasi di kawasan industri Ciwandan. Karena itu, pihak industri menyatakan komitmennya untuk membersihkan saluran air di area masing-masing sebagai langkah awal penanganan.

RDP tersebut diharapkan menjadi titik balik penyelesaian banjir Ciwandan, bukan sekadar forum diskusi, melainkan awal dari tindakan nyata yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!