SERANG, RUBRIKBANTEN — Bazar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten di kawasan Keraton Surosowan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, diserbu masyarakat. Selain menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemerintah membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan legalitas usaha.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengatakan bazar yang digelar sejak pagi itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya warga di sekitar kawasan Banten Lama.
“Bazar ini dilaksanakan sejak pagi. Alhamdulillah, pengunjungnya membeludak, khususnya masyarakat sekitar. Kami bekerja sama dengan beberapa penyedia minyak goreng dan kebutuhan lainnya untuk menghadirkan harga yang terjangkau,” kata Deden saat mengunjungi lokasi bazar, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Deden, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan Banten Lama.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu masyarakat di kawasan Banten Lama,” ujarnya.
Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan usaha masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Deden menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku UMKM.
Deden menyebut pemberian legalitas usaha tersebut sebagai salah satu kado istimewa dalam momentum HUT ke-26 Provinsi Banten.
“Ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Banten,” katanya.
Bazar HUT Banten ke-26 turut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok, makanan dan minuman khas Banten, hingga produk kerajinan hasil UMKM.
Selain transaksi jual beli, masyarakat juga dapat memperoleh informasi dan layanan terkait sertifikasi halal, pengurusan NIB, penggunaan Bright Gas, serta aplikasi MyPertamina.
Bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Salah satu pedagang, Tini (52), mengaku dagangannya cukup laris selama bazar berlangsung. Bersama suaminya, ia menjajakan minuman es lemon serai dan tahu gejrot khas Cirebon.
“Pas untuk cuaca panas seperti ini, rasanya sangat segar,” ujar Tini.
Antusiasme warga dan pelaku UMKM tersebut menunjukkan bahwa kegiatan perayaan HUT Provinsi Banten tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.















