CILEGON, RUBRIKBANTEN – Lebaran 2025 diprediksi jadi salah satu arus mudik terbesar, dan ASTRA Infra tidak main-main dalam menghadapi tantangan ini. Tol Tangerang-Merak sendiri siap dilewati sekitar 3,4 juta kendaraan. Puncak arus mudik diprediksi terjadi Kamis, 27 Maret 2025, dengan 179 ribu kendaraan melintas, sementara arus balik pada 11 April 2025 dengan 167 ribu kendaraan.
Demi kelancaran transaksi, Gardu Tol Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak dioperasikan penuh dengan tambahan mobile reader dan gardu tandem. Lajur ketiga Serang Barat-Cilegon Timur juga resmi dibuka setelah rampung konstruksi tahun lalu.
ASTRA Infra juga siaga penuh di Pelabuhan Merak. Bersama Korlantas Polri, mereka menerapkan delaying system di Gerbang Tol Cikupa dan rest area KM 43 dan KM 68. Ini untuk cegah antrean menumpuk. Pengendara pun diimbau memesan tiket ferry secara online via Ferizy sebelum tiba di pelabuhan.
Di Tol Cipali, 2,3 juta kendaraan siap dilayani. Puncak mudik pada 28 Maret 2025, dan arus balik pada 6 April 2025. ASTRA Infra melakukan pembersihan drainase rutin, perkuatan lereng, hingga pengujian reflektifitas marka jalan demi keamanan berkendara di tengah potensi cuaca ekstrem.
Tak ketinggalan, Tol Jombang-Mojokerto juga bersiap sambut 1,2 juta kendaraan. Mobile reader disiagakan di semua gerbang tol untuk mempercepat transaksi.
ASTRA Infra mengimbau pemudik merencanakan perjalanan lebih bijak: hindari puncak arus mudik dan balik, cek kendaraan, jaga stamina, dan patuhi batas kecepatan. “Kita ingin pastikan mudik tahun ini bukan hanya lancar, tapi juga aman. Jangan lupa istirahat setiap 4 jam sekali!” tutup Firman Yosafat.















